Kamis, 23 Januari 2014

Kalau tidak senyum dan menyapa tegur saja....................

Kalimat yang dijadikan judul di atas aku temukan di bagian kasir salah satu Departement store Semarang. Di bawah kartu yang juga berisi foto mbak/mas kasir  yang melayani urusan pembayaran belanja para customer. Di bagian pengumuman tersebut juga tertulis no telpon manajemen departemen store untuk pengaduan jika terjadi hal yang kurang berkenan bagi customer.

Sekilas, aku tertarik dengan sistem manajemen di departement store yang sangat perhatian dengan pelayanan terhadap customer sampai sedetil itu. Untuk urusan senyum dan sapa terhadap customer pun jadi perhatian khusus. Aku salut dengan kebijakan pelayanan yang perhatian terhadap urusan senyum dan sapa.

Tapi apa yang sesungguhnya terjadi?
Aku dan ibuku belanja di tempat tersebut pas sore hari, sekitar pukul 15.30..ehm..bisa dibayangkan kalau mas dan mbak kasirnya itu melayani banyak customer sejak pagi. Ketika hari sudah sore mbak/mas kasirnya sudah kehilangan energi untuk sekedar senyum dan menyapa customer. Bahkan waktu aku iseng nanya tentang berapa jumlah minimal pembayaran pakai ATM pun juga dijawab dengan datar-datar aja dan tanpa ekspresi..Jadi sepanjang proses pembayaran dari awal ibu menaruh belanjaan sampai membayar..ehm..tidak ada senyum manis dari mbak kasirnya ^_^

Aku sekali lagi, gak melaporkan kepada pihak manajemen seperti yang terjadi ketika aku ada di salah satu resto di Yogyakarta. Waktu itu bapak waiternya memberi makanan tanpa senyum dan meletakkan piring makananku dengan kasar dan juga cepat banget.

Kita banyak excuse
Aku juga mengamati customer yang melakukan pembayaran setelah ibuku juga sama tidak mendapat senyum dari mbaknya. Ibu tersebut juga terlihat tidak protes. Aku jadi mikir dan introspeksi diri. Apakah aku yang terlalu gak peduli dan terlalu excuse (mengizinkan) perilaku orang lain yang kurang berkenan? soalnya itu sudah terjadi berkali-kali dan tetap saja respon aku diam aja dan ngedumel hehe..dan curhat di blog :-)

Kakak sepupuku mbak Retno yang calon chef dan kerja di bagian dapur salah satu cafe di Yogya bilang..kalau kita butuh berani mengungkapkan perasaan jika tidak berkenan dengan pelayanan pegawainya. Kita juga gak papa kalau melapor ke bagian manajemen atau justru ownernya sekalian supaya mereka tahu yang terjadi. Agar sistem yang sudah bagus bisa dikontrol dengan efektif. . Menurut mbak Retno, para pegawai resto (aku tambahi dan juga departemen store) dapat gaji juga karena uang dari customer. So mbak Retno menjelaskan lagi kita butuh menghargai uang yang sudah kita keluarkan untuk membeli produk/jasa suatu tempat.

Oke deh mudah-mudahan aku bisa lebih asertif (berani mengungkapkan pikiran dan juga perasaan yang membuat kita tidak berkenan dengan sopan dan tidak menyinggung) agar mendukung sistem pelayanan bukannya menghakimi atau ingin menghukum para pegawai tempat pelayanan publik. Oke aku akan membahas yang lain aja ya tentang senyum itu sendiri.Mengapa senyum itu sangat penting?

Senyum adalah tanda PENERIMAAN Senyum adalah tanda CINTA yang tulus

Beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan teman lamaku yang butuh dukungan tentang jalan hidup yang dipilih. Dia butuh masukan dan juga dukungan moral karena lingkungan keluarga tidak mendukung sehingga dia merasa kalut dan juga bingung. Respon yang aku berikan sepertinya kurang tepat karena kondisiku sedang tidak mendukung. Aku selama 4 hari baru saja sakit diare jadi  gak mood dan kelihatan banget mukanya kusut. Aku sempat ditegur secara halus oleh temanku, wah Arum kamu kok kelihatan gak ceria ya, ya sudah deh kalau begitu, lain kali aja ya kita bahas ini lagi..dan aku bisa merasa ketidak nyamanan dia terjhadap responku yang kurang semangat. Aku merasa kalau respon yang aku beri ke tamanku jadi kurang supportif.

Belajar dari teguran temanku, aku jadi ingat dengan kejadian di departement store dan juga resto. Otomatis kita semua suka dan merasa nyaman jika mendapat senyum dari orang lain. Buat aku senyum itu tanda bahwa kita diterima atau dicintai dengan tulus.

Senyum tanda kita HAPPY...
Sebenarnya, untuk siapa sih senyum itu?UNTUK DIRI SENDIRI. Aku baca artikel di Psychology today kalau senyum itu powerful banget dan bisa mengubah respon otak kita. Jika kita tersenyum secara alami otak akan merespon kalau pikiran dan juga perasaan bahagia. Kita juga jadi punya energi positif yang mempengaruhi mood orang lain. JIka kita senyum, orang lain pasti ikut merasakan kebahagiaan kita. Kita semua saling mempengaruhi. Jika energi kita positif akan menarik atau membuat orang lain serupa dengan kita. Jika kita hawanya BT,  jengkel, kusut maka bikin orang lain pun gak nyaman. Kita dikira lagi sedih atau gak nerima kehadirannya kayak temanku yang aku ceritakan barusan.

So smile yaaa biar kita HAPPY..karena sesungguhnya senyum itu untuk kesehatan dan juga kebahagiaan kita sendiri kok..so..meskipun sedang sibuk, capek, sakit tetap tersenyum aja.....................karena senyum juga terapi self healing (penyembuhan untuk diri sendiri, nanti aku bahas di tulisan selanjutnya yaaaa)

Dan.....kalo ada yang gak senyum ehmmm tegur saja (kalo berani dan asertif xixi) :-D

Arum Sukma Kinasih
always SMILE and be LOVE





Senin, 20 Januari 2014

Menulis adalah KEAJAIBAN dan salah satu CINTA dalam hidupku: Mulai Dari Nol (lagi)

Menulis adalah KEAJAIBAN dan salah satu CINTA dalam hidupku: Mulai Dari Nol (lagi): Hari ini aku bertemu dengan teman lamaku di sebuah resto. Ada yang menarik dari kisah temanku ini, yaitu dia mengambil keputusan yang menu...

Mulai Dari Nol (lagi)


Hari ini aku bertemu dengan teman lamaku di sebuah resto. Ada yang menarik dari kisah temanku ini, yaitu dia mengambil keputusan yang menurutku berani, dan juga berisiko. Dia rela meninggalkan kampung halamannya untuk memulai hidup yang lebih mandiri atau yang sering dia katakan waktu bertemu..AKU MAU MULAI DARI NOL. Sebelumnya, temanku ini orang yang sangat berkecukupan, punya keluarga yang berpengaruh. Kondiri yang serba berkecukupan tersebut rupanya tidak membuat hidupnya bahagia  dan juga nyaman. Justru dia merasakan tekanan, tidak bebas dan juga sulit untuk menjadi diri sendiri. Dia merasa seolah-olah berada di bayang-bayang keluarganya. Salah satu hal yang menguatkan niatnya untk meninggalkan kampung halamannya adalah, kurang mendapat dukungan dari lingkungan keluarga untuk meraih mimpi-mimpinya. Dia merasa banyak orang yang mengira dia sukses karena keluarganya, bukan karena kemampuannya. So, kepergiannya kali ini ke Semarang merupakan salah satu cara untuk memulai hidup dari NOL. Dia sepertinya sudah siap untuk berproses dan tidak mengambil cara instan untuk sukses. Dia mau meraih mimpi-mimpinya sendiri sesuai kata hati dan juga panggilannya (passion). Yang aku rasakan ketika ngobrol sama temanku ini adalah dia punya impian yang besar tapi butuh dukungan. Dia merasa seperti maju ragu-ragu tapi mundur juga sayang. Jika aku berada di posisinya, pasti juga merasa sedih ketika belum dapat meyakinkan tentang mimpi-mimpi kita kepada keluarga. Hanya saja,  dari temanku, aku belajar banyak hal, yaitu keberaniannya menempuh perjalan dari kampung halaman tanpa fasilitas yang selama ini didapat dari ortunya. Meskipun dia masih ragu-ragu untuk melangkah, aku salut dengan keberaniannya. You are really survival..Friend :-D Aku doakan semoga kamu bisa sukses menjadi diri sendiri, mengikuti kata hatimu dan menjalani passionmu :-DAku jadi ingat sama salah satu teori di Psikologi Humanistik oleh pak Carl Rogers dan juga Psikologi Gestalt  yang digagas oleh pak Fritz Perls yang menyatakan bahwa kita butuh hidup yang BERTANGGUNG JAWAB atas pilihan-pilihan hidup kita sendiri. Ciri-ciri dari orang yang BERFUNGSI SEPENUHNYA adalah keterbukaan terhadap pengalaman, menikmati hidup sepenuh hati (gak setengah-setengah), percaya terhadap kemampuannya, bebas dan juga kreatif.BE YOUR SELF, BE YOUR AUTHENTIC SELF

Sabtu, 18 Januari 2014

Thanks buat Jempolnya, thanks buat LIKEnya :-D

Thanks ya buat jempolnya. Thanks ya buat LIKEnya. Kata-kata yang aku sebut sudah pasti akrab buat teman-teman pengguna media sosial Facebook. Kata-kata itu ditulis oleh si pemilik akun jika dia mendapat JEMPOL atau tanda LIKE dari temannya. Sebenarnya gak setiap pemilik akun FB nyebut teman-teman yang ngeLIKE statusnya itu. Aku terinspirasi dan akhirnya meniru untuk melakukan hal yang sama dari om ku yang bernama Riyanto (nama akun Riyanto Cakto) dan juga pak Wied Harry Apriadji yang seorang food stylish dan pakar makanan sehat. Om ku selalu menyebut namaku dan juga teman-temannya kalau pada ngeLIKE statusnya. Beda dengan pak Wied Harry Apriadji punya ciri khas terima kasih buat jempol sehatnya buat teman yang ngeLIKE statusnya(berhubung beliau sangat concern tentang kesehatan). Buat aku itu sangat menarik dan salah satu tindakan yang sangat positif. Aku rasa itu merupakan tindakan yang menghargai hal kecil yang dilakukan oleh orang lain untuk kita meskipun sebenarnya gak tahu juga sih alasan orang lain memberi jempol atau LIKE buat status kita. Aku sendiri juga gak tahu dan gak mau tahu alasan teman-teman Facebook memberi LIKE atau JEMPOL buat statusku. Apakah mereka benar-benar membaca isi statusku dan memahaminya menurut perspektif mereka. Buat aku, rasa penghargaan atau rasa syukur itu sama kayak cinta yang gak butuh alasan yang ribet untuk memberi. if you love it, if you appreciate it..just do it, just simple.Terima kasih buat teman-teman yang sudah ngeLIKE status-statusku di Facebook yah :-)

Jumat, 17 Januari 2014

Beri perhatian buat Mimpimu Kawan :-D

Aku punya cita-cita melanjutkan kuliah lagi ke luar negeri untuk ngambil program sertivikasi psikoterapis khusus atau doktor (Phd). Saking mupeng, semalem kebawa mimpi bisa sekolah ke luar negeri LOL. Semoga cita-citaku bisa kesampaian ya Amiinn :-D Ehm, punya mimpi itu sah-sah aja, pakai banget..tapi yang lebih penting adalah sejauh mana kita bersungguh-sungguh untuk meraih mimpi tersebut. Apakah kita punya perhatian terhadap mimpi-mimpi atau cita-cita?apakah sekedar sambil lalu sama bilang ahh gak mungkin aku bisa meraih mimpi ku, merasa gak layak meraih mimpi?.Ada salah satu rahasia yang aku temukan beberapa tahun ini, yaitu kesungguhan dapat membuat kita mudah mencapai mimpi atau cita-cita. Ehm, Tuhan suka sama orang yang bersungguh-sungguh terhadap impiannya. Tuhan mau kita semua sukses dan bahagia. So jika kamu punya mimpi, beri perhatian dan tunjukkan pada Tuhan kalau sungguh-sungguh. bikin mimpimu di dalam daftar prioritas yaa:-D

My newest blog

hello teman-teman semua ini blogku yang baru :-D semoga silaturahim kita lebih luas dan lebih akrab lagi ya :-D blog ini khusus untuk sharing tentang pengalaman pribadi aku, tulisan tentang artikel psikologi yang fokus buat perkembangan diri, pertumbuhan pribadi. Teman-teman semua boleh baca blog aku yang lain di ahappinessroom.wordpress.com http://ahappinessroom.wordpress.com/ dan apluselfgrowth.wordpress.com http://aplusselfgrowth.wordpress.com/ Terima kasih atas respon dan penghargaan buat tulisan aku di dua blog tersebut. Terima kasih juga sudah mau berkunjung,  mampir dan memberi respon ke blogku yang baru. Semoga bermanfaat buat kita semua ya  :-D