Wadah Edukasi parenting dan pengembangan diri dari Keenasih Kedai Buku Sedia Buku-buku menarik tema Psikologi, Pengembangan Diri, Pendidikan, Anak-Anak dan Parenting secara Online Kunjungi Fanpage di Facebook Keenasih KedaiBuku Instagram keenasih.kedai.buku
Sabtu, 18 Januari 2014
Thanks buat Jempolnya, thanks buat LIKEnya :-D
Thanks ya buat jempolnya. Thanks ya buat LIKEnya. Kata-kata yang aku sebut sudah pasti akrab buat teman-teman pengguna media sosial Facebook. Kata-kata itu ditulis oleh si pemilik akun jika dia mendapat JEMPOL atau tanda LIKE dari temannya. Sebenarnya gak setiap pemilik akun FB nyebut teman-teman yang ngeLIKE statusnya itu. Aku terinspirasi dan akhirnya meniru untuk melakukan hal yang sama dari om ku yang bernama Riyanto (nama akun Riyanto Cakto) dan juga pak Wied Harry Apriadji yang seorang food stylish dan pakar makanan sehat. Om ku selalu menyebut namaku dan juga teman-temannya kalau pada ngeLIKE statusnya. Beda dengan pak Wied Harry Apriadji punya ciri khas terima kasih buat jempol sehatnya buat teman yang ngeLIKE statusnya(berhubung beliau sangat concern tentang kesehatan). Buat aku itu sangat menarik dan salah satu tindakan yang sangat positif. Aku rasa itu merupakan tindakan yang menghargai hal kecil yang dilakukan oleh orang lain untuk kita meskipun sebenarnya gak tahu juga sih alasan orang lain memberi jempol atau LIKE buat status kita. Aku sendiri juga gak tahu dan gak mau tahu alasan teman-teman Facebook memberi LIKE atau JEMPOL buat statusku. Apakah mereka benar-benar membaca isi statusku dan memahaminya menurut perspektif mereka. Buat aku, rasa penghargaan atau rasa syukur itu sama kayak cinta yang gak butuh alasan yang ribet untuk memberi. if you love it, if you appreciate it..just do it, just simple.Terima kasih buat teman-teman yang sudah ngeLIKE status-statusku di Facebook yah :-)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar